My cart
Rp 0,00
0
  • Your cart is currently empty.
pomade dan clay
May 4th, 2019

Cowok Wajib Tahu ! Ini Bedanya Pomade dan Clay

Jangan Sampai Salah Beli, Ini Bedanya Pomade dan Clay

Pilih pomade atau clay? Mungkin ada beberapa di antara kamu yang belum tahu bedanya pomade dan clay dan masih bingung saat harus memilih salah satu di antara keduanya. Bahkan mungkin ada juga yang masih beranggapan bahwa keduanya sama saja. Sama-sama produk styling rambut tanpa ada perbedaan yang cukup berarti.

Meski sama-sama produk styling rambut, pomade dan clay memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Perbedaan antara keduanya akan semakin terlihat saat mulai diaplikasikan. Jadi agar kamu tidak salah beli, ada baiknya untuk lebih memahami perbedaan antara keduanya.

Pomade

bedanya pomade dan clay

Dalam sebuah acara formal, pilihan untuk tampil keren rasanya lebih terbatas. Bukan hanya soal pilihan pakaiannya saja, gaya rambut yang cocok diaplikasikan juga relatif lebih sedikit. Setidaknya ada satu hal yang harus diperhatikan. Karena ini adalah acara formal, penampilan harus terlihat rapi.

Pomade adalah produk styling rambut yang dibuat untuk momen-momen seperti ini. Saat kamu ingin menata rambut agar terlihat lebih sleek, lembab dan rapi, inilah produk yang bisa kamu pilih. Sepintas efek kilau yang ditimbulkan memang mirip dengan minyak rambut biasa. Namun berbeda dengan minyak rambut, pomade juga bisa mempertahankan tatanan rambut untuk waktu yang cukup lama. Ini jugalah yang menjadi bedanya pomade dan clay.

Pemakaian pomade sendiri memang lebih sering dijumpai pada acara-acara formal. Misalnya saja seperti acara red carpet yang dihadiri oleh selebritis Hollywood dengan setelan jas rapi. Banyak di antara mereka yang menggunakan pomade untuk menunjang penampilannya. Selain itu, pomade juga cocok untuk para profesional.

gaya rambut undercut

Gaya rambut yang bisa cocok dipadukan dengan pomade cukup beragam. Namun secara umum, produk styling rambut ini lebih cocok untuk gaya rambut klasik. Misalnya saja seperti gaya rambut slick back dan undercut. Meski demikian, pomade juga bisa digunakan untuk gaya rambut lainnya, seperti pompadour dan quiff.

Pomade juga bisa dibagi menjadi 2 jenis, yakni oil-based pomade dan water-based pomade. Sesuai dengan namanya, perbedaan antara keduanya terletak pada bahan dasar yang digunakan. Jika oil-based pomade menggunakan minyak sebagai bahan dasarnya, water-based pomade menggunakan air.

Karena perbedaan bahan dasar, karakter antara keduanya juga berbeda. Oil-based pomade akan terlihat berminyak yang diaplikasikan, lengket, berat dan susah untuk dibersihkan. Di sisi lain, water-based pomade cenderung lebih mudah dibersihkan namun susah untuk ditata ulang. Meski demikian, sekarang ada produk pomade yang mampu menyatukan kelebihan dari kedua jenis pomade tersebut sekaligus mengeliminasi kekurangannya. Semua itu bisa kamu dapatkan di Tezzen Alpha.

gaya rambut slick back

Tezzen Alpha ini memiliki karakter mirip seperti oil-based pomade yang terkenal kuat dan mudah ditata ulang namun tetap mudah dibersihkan seperti water-based pomade. Selain Tezzen Alpha, ada juga Tezzen Bravo yang memiliki keunggulan serupa.

Clay

bedanya pomade dan clay

Jika pomade adalah produk styling rambut klasik, maka clay bisa disebut sebagai produk styling modern. Dalam industri styling rambut, clay memang masih terbilang baru. Namun karena keunggulan yang dimilikinya, tidak butuh waktu lama bagi produk styling yang satu ini untuk meraup popularitas, khususnya di kalangan para pria.

Sesuai dengan namanya, clay memang berbahan dasar tanah liat. Hanya saja, tanah liat yang dimaksud di sini bukan tanah liat yang biasa digunakan untuk membuat kerajinan tangan. Bahan tanah liat yang sering digunakan untuk clay rambut adalah Bentonite. Karena berbahan dasar tanah liat, clay ini terlihat seperti pasta dan lengket.

Karakter umum dari clay memang lengket. Namun selain itu, clay rambut juga memiliki tekstur kesat, sedikit susah diratakan dan dapat memberi volume pada rambut.

gaya rambut pompadour

Saat berbicara soal bedanya pomade dan clay, satu perbedaan yang paling menonjol bisa ditemukan pada efek kilaunya. Kalau pomade mampu memberi efek kilau, lembab dan sleek, clay justru memberi efek sebaliknya. Rambut yang ditata dengan clay akan terlihat mate dan natural. Karena itulah produk styling rambut ini cocok untuk gaya rambut yang sedikit messy.

Kalau ingin rambutmu terlihat lebih alami tanpa kilau, clay bisa jadi pilihan yang tepat. Banyak gaya rambut yang cocok diaplikasikan dengan produk styling yang satu ini. Misalnya saja seperti gaya rambut pompadour dan quiff. Gaya rambut lain, termasuk gaya rambut klasik juga cocok diaplikasikan dengan clay.

Meski sukses menuai popularitas dalam waktu yang cukup singkat, clay memiliki beberapa kekurangan, terlebih jika diadu dengan pomade. Penggunaan tanah liat sebagai bahan dasar clay membuatnya sulit untuk dibersihkan. Setidaknya butuh 2 sampai 3 kali keramas untuk menghilangkannya dengan sempurna. Tapi beda lagi ceritanya kalau kamu menggunakan Tezzen Charlie.

gaya rambut quiff

Berbeda dengan clay pada umumnya, Tezzen Charlie sangat mudah dibersihkan. Bahkan kamu bisa membersihkannya cukup dengan sekali keramas. Selain itu, produk styling rambut ini mengandung activated charcoal dan mampu mendetoks rambut dan polusi dan kotoran. Selain Tezzen Charlie, ada juga Tezzen Delta yang memiliki keunggulan serupa.

Kesimpulan

Sekarang tentu kamu jadi lebih tahu soal bedanya pomade dan clay. Apapun pilihanmu nanti, sesuaikan saja dengan selera. Kalau ingin tampil rapi dan formal, kamu bisa pilih pomade seperti Tezzen Alpha dan Bravo. Tapi kalau ingin rambutmu terlihat lebih natural, ada clay Tezzen Charlie dan Delta.

Related posts

Leave a reply

X